Press "Enter" to skip to content

Pandemi Covid-19 Mempercepat Penerapan Teknlogi Informasi di Perpustakaan

NAMA : RICHARDO EKSAL SANI (18540002)

Sudah setahun pandemi Covid-19 ini melanda dunia, virus yang berbahaya ini memaksa kita agar tetap berada dirumah dan melaksanakan semua aktifitas dari rumah saja. Ini tentu membuat sebagian dari kita merasa resah dan kesulitan, karna memang kita terbiasa bekerja atau melakukan aktifitas di luar rumah, kini malah dituntut untuk bekerja dari rumah saja atau istilah kerenya Work From Home. Tentu perlu adanya adaptasi dengan kebijakan baru ini,  

Dengan adanya pandemi Covid-19 ini membuat ketergantungan masyarakat terhadap teknologi informasi dan internet kian meningkat, masyarakat cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget (smartphone), sebab memang semua hal di kerjakan dari rumah dengan bantuan gadget (smartphone) tersebut, mulai dari bekerja, kuliah, rapat dan masih banyak hal lainya, di kerjakan menggunakan gadget (smartphone) sebagai alat bantu. Ini tentu membuat pola atau kebiasaan baru di masyarakat yang mana masyarakat di masa pandemi seperti sekarang ini sangat bergantung dengan namanya teknologi informasi dan internet, masyarakat cenderung lebih memilih hal yang mudah dan praktis.

Dengan keadaan seperti ini tentu kebutuhan masyarakat akan informasi juga terus kian meningkat. Kebutuhan akan informasi sudah tidak bisa di bendung lagi dan perpustakaan sebagai penyedia jasa informasi melihat ini sebagai peluang dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk membangun sarana Perpustakaan digital (E-library), perpustakaan digital merupakan inovasi  yang tepat di masa pandemi ini, karna semua koleksi bahan pustaka disimpan dalam bentuk digital yang tersimpan dalam server sehingga pemustaka dapat mengakses informasi atau bahan pustaka tanpa perlu datang lansung ke perpustakaan, cukup dengan melalaui gadget(smartphone) yang mereka milki, mereka sudah bisa mengakses informasi yang mereka butuhkan.

Perpustakaan digital (E-library) bukanlah suatu inovasi yang baru di dunia perpustakaan.Inovasi ini merupakan suatau hal yang sudah ada lama ada di dunia perpustakaan hanya saja belum banyak perpustakaan yang menerapkan E-Library.

Dengan adanya kondisi pandemic Covid-19 saat ini mempercepat perkembangan teknologi informasi di perpustakan. Perpustakaan di tuntut untuk bisa berinovasi dengan keadaan yang ada, perpustakaan di tuntut untuk mengikuti pola baru masyarakat yang cenderung memanfaatkan teknologi informasi untuk kegiatan sehari harinya. Tentu dengan membangun E-library perpustakaan di harapakn dapat menyediakan kebutuhan informasi para pemustaka dan inilah salah satu cara perpustakaan agar bisa tetap eksis di masa pandemi seperti sekarang ini.

Sekian tulisan dari saya

ARIGATO GOZAIMASTA

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *