Press "Enter" to skip to content

teknologi modern di perpustakaan

Perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat sudah mempengaruhi berbagai bidang kehidupan dan profesi, hal ini menyebabkan perubahan system pada instansi atau perusahaan, juga harus menguba cara kerja mereka. Teknologi informasi banyak digunakan untuk pengelolaan pekerjaan karena daya efektifitas dan efisiensinya yang sudah terbukti mampu mempercepat kinerja, kecepatan kinerja pada akhirnya akan meningkatkan keuntungan atau omset yang masuk, baik secara finansial maupun jaringan.

Layanan E-library merupakan contoh dari penerapan perpustakaan modern. Perpustakaan ini menggunakan teknologi informasi di seluruh kegiatannya, namun perpustakaan ini juga menyimpan informasi tercetak dan informasi elektronik. Biasanya E-library memiliki sebuah website untuk menampilkan segala jenis koleksi perpustakaan yang mereka miliki. Perpustakaan saat ini dituntut mampu berubah mengikuti perubahan sosial pemakainya. Perkembangan Teknologi Informasi (TI) telah banyak mengubah karakter sosial pemakainya. Perubahan dalam kebutuhaninformasi, berinteraksi dengan orang lain, berkompetisi, dan lain-lain. Pada akhirnya semua itu berujung pada tuntutan pemakai agar perpustakaan tidak hanya sekedar. Penemuan dunia internet menambah kekayaan media untuk mempercepat ketersediaan dan pertukaran informasi diseluruh dunia. Kemampuan akses yang begitu tinggi apabila tidak diimbangi dengan penye-diaan informasi yang berkualitas dikhawatirkan pada suatu saat akan menjadi bumerang bagi generasi muda kita di masa datang. Keanekaragaman informasi yang ditawarkan melalui internet dan kebebasan dalam menentukan pilihan merupakan tantangan bagi bangsa ini untuk secara serius mulai mencermati upaya-upaya strategis dalam mengemas karya dan hasil pemikiran bangsa sendiri. Hal ini perlu dilakukan sehingga mampu menarik minat para generasi muda untuk lebih tekun dan serius dalam menghayati, mencermati, dan mempelajari serta menghargai kekayaan dan potensi bangsa sendiri.

Perkembangan dari penerapan teknologi informasi dan komunikasi dapat diukur dengan telah diterapkannya/ digunakannya sebagai Sistem Informasi Manajemen (SIM) perpustakaan dan perpustakaan digital . Sistem Informasi Manajemen (SIM) perpustakaan merupakan pengintegrasian antara bidang pekerjaan aministrasi, pengadaan, inventarisasi, katalogisasi, pengolahan, sirkulasi, statistik, pengelolaan anggota perpustakaan, dan lain-lain. Sistem ini sering dikenal juga dengan sebutan sistem otomasi perpustakaan. Dengan penerapan SIM ini secara langsung merubah paradigma layanan perpustakaan. Layanan perpustakaan yang dulunya off-lineberubah menjadi on-line. Di sini Perpustakaan harus mampu merancang layanan perpustakan yang memungkinkan akses terhadap sumber-sumber informasi. Penerapan teknologi informasi di perpustakaan saat ini sudah menjadi ukuran untuk mengetahui tingkat kemajuan dari perpustakaan tersebut, bukan lagi pada besarnya gedung yang dipakai, banyaknya rak buku, ataupun berjubelnya peng guna. Semakin canggih dan otomatis kinerja perpustakaan maka semakin maju perpustakaan itu.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *